Malang nian nasib Rasyid (60). Pria paruh baya itu ditelantarkan anak kandungnya sendiri. Setelah hidup di jalan tanpa arah, dia diselamatkan pegawai Pemkot Palembang dan dipulangkan ke rumahnya.
Cerita duka Rasyid sempat viral di Facebook Yenny Sun, setelah fotonya diunggah. Setelah kabar tersebut ramai diperbincangkan, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian, eksklusif mencari eksistensi Rasyid setelah diinstruksikan Wali Kota Palembang untuk dilakukan pendampingan.
"Pagi tadi kita sudah jemput Bapak Rasyid yang ditelantarkan anaknya. Kondisinya sehat tapi sangat memprihatinkan," ungkap Heri kepada merdeka.com, Selasa (14/11).
Setelah melaksanakan negosiasi, Rasyid balasannya dikembalikan ke keluarganya di Jalan Segaran, Lorong Terusan, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. Sebelumnya, Dinas Sosial berencana mengirim Rasyid ke panti jompo kalau keluarga enggan menerima.
"Alhamdulillah tidak ada duduk perkara lagi, ia sudah diterima anaknya berjulukan Afrizal. Tapi akan tetap kita pantau kondisinya," ujarnya.
Menurut dia, apapun motif penelantaran itu, pemerintah wajib bertanggung jawab sekaligus menunjukkan perlindungan. Bagi siapapun diimbau untuk tidak melaksanakan hal serupa, apalagi kepada orang renta sendiri.
"Kita harapkan tidak terjadi lagi, kalaupun ada duduk perkara mampu diselesaikan baik-baik," pungkasnya.
Diketahui, Yenny Sun dalam akun FB-nya menuliskan dongeng yang dia dapat dari pertemuannya dengan Rasyid. Berikut goresan pena Yenny Sun:
Pagi ini kebetulan jalan sedang sepi, saya sempatkan untuk berhenti dan menunjukkan nasi. Sambil bertanya mengapa bapak ini mampu hingga terlantar di tempat itu. Sebuah jawaban yang sangat tidak masuk akal.
Bapak ini diusir oleh anak laki-lakinya dari rumah kontrakan anaknya di kawasan Perumnas dengan alasan suka sakit-sakitan. Rasyid juga dianggap merepotkan alasannya yaitu matanya yang sudah kabur alasannya yaitu katarak. Rasyid sebetulnya punya 2 anak, 1 laki-laki dan 1 perempuan. Anak perempuannya sudah menikah dan tak tahu tinggal di mana.
Masih ada ya bawah umur yang menelantarkan orang tuanya sendiri. Untuk Pemerintah Pemkot Palembang Humas Pemkot Palembang bisakah membantu bapak ini untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak? Atau teman-teman di Palembang yg bekerja di bab sosial atau yg biasa aktif bergerak di bidang sosial adakah yang dapat membantu bapak ini dibawa ke Panti sosial atau panti Jompo? Posisi bapak ini duduk di jalan bersahabat Sekolah Trisula. Jalan yang mampu tembus dari rambang ke Mayor Ruslan.
Bantu share ya teman-teman, supaya anak perempuan dari Bapak ini mampu melihat keadaan bapaknya dan menjemputnya. Semoga juga anak laki-lakinya mau bertobat dan membawa Bapaknya pulang untuk di rawat. Kisah pilu pria renta tersebut pun eksklusif membuat sebagian netizen menunjukkan komentarnya. Sebagian ada yang merasa prihatin, sebagian lagi menyayangkan tindakan sang anak yang seharusnya merawat orangtuanya tersebut, bukan malah menelantarkannya.
Sumber today.line.me
0 Response to "Cerita Sedih Rasyid, Pria Lansia Hidup Terlunta Setelah Dibuang Anak"
Posting Komentar