Polri sedang berduka setelah seorang bhayangkara mudanya, Brigadir Firman, gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Mil 69, Tembagapura, Papua. Firman meninggalkan seorang anak berusia 9 tahun dan istri yang sedang hamil 2 bulan.
Jenazah Brigadir Firman, anggota Brimob Detasemen B Polda Papua, Rabu (15/11), dini hari telah disalatkan di Masjid Al Furqan, Timika. Kemudian mayat dimakamkan di kawasan pemakaman Muslim samping Pangkalan Udara Timika, Papua.
Mobil ambulans PT Freeport Indonesia yang membawa mayat Brigadir Firman tiba di rumah sedih Jalan Elang, Kwamki Baru, Timika sekitar pukul 14.00 WIT, demikian dikutip dari Antara.
Isteri korban, dr Santa Manangsang, tampak tak kuasa menahan sedih ketika melihat suaminya sudah terbujur kaku.
Rumah Brigadir Firman dipadati oleh para tetangga, kaum kerabat maupun rekan-rekannya dari Detasemen B Brimob Polda Papua serta Polres Mimika.
Setelah disemayamkan beberapa ketika di rumah duka, mayat Brigadir Firman kemudian dibawa ke Masjid Al Furqan yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban.
Usai disalatkan, digelar upacara untuk melepas mayat Brigadir Firman bertempat di Halaman Masjid Al Furqan dipimpin oleh Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon.
Sumber today.line.me
0 Response to "Brigadir Firman Tinggalkan Istri yang Hamil 2 Bulan"
Posting Komentar