iklan

30 Tahun Berdiri, Baru Ini Satwa di TSI Diberi Minuman Keras

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Taman Safari Indonesia -Bogor melarang pengunjung membawa makanan dan minuman

VIVA – Pasca beredarnya video muda-mudi yang tengah memperlihatkan minuman keras pada satwa di lembaga konservasi satwa, Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pengawasan terhadap pengujung diperketat. Petugas disiagakan 24 jam di aneka macam titik lokasi.

"Kami sudah melaksanakan peningkatan patroli dan upaya koordinasi. Di sini juga ada petugas yang 24 jam mengawasi," kata Kepala Humas TSI, Yulius H.Suprihardo ketika mendampingi VIVA.co.id melihat lokasi satwa, Rabu, 15 November 2017.

Yulius mengatakan, kejadian amoral ini gres terjadi semenjak konservasi satwa ini diresmikan pada 16 Maret 1990. Sejak bangun 30 tahun silam, TSI menerapkan aturan ketat kepada pengunjung yang hendak memasuki lingkungan satwa.

"Sudah menerapkan rambu atau larangan bagi pengunjung, untuk tidak turun dari kendaraan, untuk tidak mengganggu satwa, tidak memperlihatkan makan kepada satwa. Itu sudah terpampang di brosur maupun di area papan petunjuk area satwa TSU," jelas Yulius.

Untuk memeriksa kesehatan satwa, kata Yulius, ketika ini satwa tengah periksa di Taman Safari Hospital. Adapun hewan tersebut ialah kuda nil dan rusa yang diberikan minuman keras, serta kuda zebra yang diberi makan uang kertas cuilan Rp5.000.

"Kondisi satwa ketika ini belum terlihat pengaruhnya, tetapi memang kami sedang menunggu hasil dari tim kesehatan kami," kata Yulius.

Video viral ulah sejumlah perjaka iseng ketika berinteraksi dengan binatang. Dalam video yang diunggah di akun Instagram @makrumpita, tampak pemuda-pemudi tengah memperlihatkan makanan sekumpulan rusa yang menghampiri kendaraan beroda empat mereka.

Simak videonya di tautan ini.


Sumber today.line.me

ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "30 Tahun Berdiri, Baru Ini Satwa di TSI Diberi Minuman Keras"

Posting Komentar