iklan

Warga Selandia Baru Kumpulkan Uang Rp 27 Miliar Selamatkan Industri Cokelat

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Perusahaan Mondelez Internasional pada Februari lalu mengumumkan akan menutup pabrik coklat Cadbury di Selandia Baru pada tahun depan. (The Guardian)

WELLINGTON, KOMPAS.com - Penduduk Selandia Baru mengumpulkan donasi sebesar 2 juta dolar Amerika Serikat atau Rp 27 miliar dalam 24 jam untuk menyelamatkan tradisi pembuatan cokelat, menyusul penutupan pabrik cokelat di Dunedin, Selandia Baru.

Perusahaan Mondelez Internasional pada Februari lalu mengumumkan akan menutup pabrik cokelat Cadbury berusia 80 tahun di 2018. Sebanyak 350 karyawan akan kehilangan pekerjaan.

Sebuah komunitas berjulukan Save the Factory telah mengajukan penawaran sebesar 20 juta dolar Selandia Baru atau Rp 185,2 miliar untuk membeli pabrik itu, namun menemui kegagalan.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (15/11/2017), Save the Factory memutuskan untuk bekerja sama dengan produsen cokelat Ocho untuk membuatkan bisnis cokelat.

Pabrik cokelat itu akan mempekerjakan lebih banyak orang, termasuk mantan pekerja Cadbury, sehingga tradi membuat cokelat tetap hidup di kota tertua di Selandia Baru.

Setiap orang yang telah menyumbang donasi sebesar 100 dolar AS atau Rp 1,3 juta akan mendapatkan satu saham di perusahaan gres itu, dan 20 persen dari produksi cokelat untuk persediaan seumur hidup.

Uang donasi yang terkumpul tersebut memungkinkan produksi cokelat berlanjut di Dudenin dalam skala industri. Coklat buatan Selandia Baru itu juga ditujukan untuk ekspor.

Tanpa agresi ekspansi, produsen cokelat Ocho sebelumnya hanya memiliki sedikit peminat sehingga mempekerjakan karyawan dengan jumlah minimal.

Pemilih Ocho, Liz Rowe mengatakan, donasi yang dilakukan masyarakat menyampaikan pentingnya cokelat dan lapangan pekerjaan bagi warga Dunedin.

"Salah satu nilai dari perusahaan gres ialah menciptakan sebanyak mungkin lapangan pekerjaan," katanya.

Penulis: Veronika Yasinta


Sumber today.line.me
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Warga Selandia Baru Kumpulkan Uang Rp 27 Miliar Selamatkan Industri Cokelat"

Posting Komentar